Melakukan rekaman musik di sebuah studio yang telah menjadi saksi sejarah perkembangan musik dunia, sudah pasti menjadi impian para musisi. Banyak studio bersejarah yang sekarang sangat terkenal dan dijadikan sebagai pusat wisata para musisi dunia ataupun turis manacanegara yang ingin melihat lokasi terciptanya musik dari para legenda musik dunia.

Berikut ulasan dari Studiomusik.id, berbagai macam studio yang bersejarah sepanjang masa:

  1. Abbey Road Studio

(Image credit: Abbey Road)

Salah satu musik studio tertua didunia ini dan terkenal sebagai studio yang sempat digunakan oleh musisi papan atas dunia seperti The Beatles, Cliff Richard, Pink Floyd, Lady Gaga dan masih banyak lainnya. Abbey Road Studio telah menjadi salah satu studio rekaman yang diincar oleh para musisi dunia. Studio ini terletak di Abbey Road, di St John’s Wood, City of Westminster, yang didirikan pada bulan November 1931.

Majalah musik Rolling Stones menyebut album Abbey Road sebagai “salah satu album terbaik di dunia”. Hampir seluruh lagu dalam album tersebut menjadi hits klasik, seperti ‘Come Together,’ ‘Oh Darling,‘ dan ‘Here Comes The Sun’ pada tahun 80-an.

  1. The Rolling Stones Mobile Studio

(image credit: philsbook)

Pada tahun 1968, band The Rolling Stones membuat sebuah perubahan dalam sejarah rekaman musik di dunia. Ketika berencana melakukan rekaman untuk musik terbarunya pada saat itu, mereka memutuskan untuk membuat studio rekaman portable diatas mobil container, yang sekaligus berbarengan dengan jadwal The Rolling Stones yang kerap melakukan tur berbagai kota .

Sebanyak 20 mikrofon dan 16 track system rekaman, di atas mobil kontainer inilah akhirnya tercipta album ‘Sticky Fingers’ dan ‘Exile on Main Street. Setelah itu, menyusul juga sejumlah band yang menggunakan jasa container rekaman itu, seperti The Who, Led Zeppelin, Bob Marley, Iron Maiden dan Deep Purple. Pada tahun 1996, mobil container itu dibeli oleh galeri seni di New York dan hingga sekarang menjadi ruang pamer sejumlah karya seni.

  1.  Sun Studios

(image credit: cjbq)

Studio yang didirikan pada tahun 1950 ini, diklaim sebagai lahirnya musik rock and roll di Amerika. Elvis Presley, Ike Turner, Howlin’ Wolf, Junior Parker, Little Milton, BB King dan James Cotton pernah meramaikan studio ini. Pada akhirnya Sun Studio mendirikan label rekaman dan mulai merekrut Johnny Cash, Carl Perkins, Roy Orbison, Charlie Rich serta Jerry Lee Lewis sebagai artisnya. Sekarang bangunan bersejarah ini menjadi salah satu pusat wisata para musisi dan pecinta musik dunia.

  1. Sound City Studios

(image credit: epiphone.jp)

Studio musik asal Amerika Serikat ini, dibuka pada tahun 1969. Studio musik ini memiliki alat rekaman analog yang legendaris, yaitu Neve 8078. Saking legendarisnya, vokalis Voo Fighter, Dave Grohl membeli alat tersebut.

Selain itu, studio ini pernah menjadi saksi para musisi dunia merekam karyanya, seperti Arctic Monkeys, Death Cab for Cutie, Wolfmother, Nine Inch Nails, Metallica, Bad Religion, Slayer dan Nirvana.

 

  1. Trident Studios

(image credit : philsbook)

Dibangun pada 1967, Trident Studios merupakan studio rekaman yang pertama kali memiliki sistem rekaman multi track. David Bowie, Rod Stewart dan Frank Sinatra ialah musisi yang pertama kali mencicipi sistem rekaman mewah pada masanya. Trident Studios juga merupakan studio rekaman pertama di Inggris yang memiliki sistem suara Dolby, sementara Abbey Road belum.

 

Pada 31 Juli 1968, The Beatles merekam lagu mereka yang berjudul Hey Jude dan beberapa lagu dari album musik White Album, Dear Prudence, Honey Pie, Savoy Truffle dan Martha My Dear. Paul McCartney merupakan musisi yang sering menggunakan jasa Trident Studios, hingga akhirnya ia harus berbagi jadwal dengan Queen. Tidak hanya lagu-lagu legendaris milik The Beatles, lagu Your Song yang dinyanyikan Elton John juga direkam di sini.

Share with: